Berita  

Penyeberangan Ketek Kampung Baru–Teluk Leban Lumpuh Total Akibat Kelangkaan Solar

Kampung Baru, kabarmaroseboulu.web.id – Aktivitas penyeberangan ketek rute Kampung Baru–Teluk Leban pulang pergi (PP) dilaporkan lumpuh total mulai pagi hari ini akibat kelangkaan BBM jenis solar. Tidak adanya pasokan solar membuat seluruh ketek penyeberangan tidak dapat beroperasi sehingga aktivitas masyarakat terganggu. Dampak lumpuhnya transportasi penyeberangan tersebut dirasakan langsung oleh para pelajar, pekerja, guru, pegawai hingga masyarakat umum yang setiap hari bergantung pada jasa ketek.Jum'at (08/05/26) Sejumlah anak sekolah tingkat SMP, SMA dan SMK dikabarkan tidak dapat berangkat sekolah. Selain itu, pekerja kebun, karyawan PT CMM, guru serta masyarakat yang hendak beraktivitas juga terhambat akibat berhentinya layanan penyeberangan. Masyarakat berharap pihak kecamatan segera mengambil langkah cepat dengan berkoordinasi kepada pemerintah Kabupaten maupun provinsi terkait kelangkaan BBM solar yang terjadi. “Mulai pagi ini tidak ada satu pun ketek yang nambang karena solar kosong. Kami sangat berharap ada solusi cepat karena masyarakat sangat bergantung pada penyeberangan ini,” ujar Abdullah ketua BPD. Warga menilai apabila kondisi ini terus berlanjut maka akan berdampak besar terhadap aktivitas pendidikan, ekonomi dan pelayanan masyarakat di wilayah tersebut. Masyarakat Kampung Baru dan Teluk Leban juga meminta perhatian dari pihak terkait agar distribusi BBM solar kembali normal sehingga aktivitas penyeberangan dapat kembali berjalan seperti biasa. (Msr)

banner 120x600

Kampung Baru, kabarmaroseboulu.web.id – Aktivitas penyeberangan ketek rute Kampung Baru–Teluk Leban pulang pergi (PP) dilaporkan lumpuh total mulai pagi hari ini akibat kelangkaan BBM jenis solar.
Tidak adanya pasokan solar membuat seluruh ketek penyeberangan tidak dapat beroperasi sehingga aktivitas masyarakat terganggu. Dampak lumpuhnya transportasi penyeberangan tersebut dirasakan langsung oleh para pelajar, pekerja, guru, pegawai hingga masyarakat umum yang setiap hari bergantung pada jasa ketek.Jum’at (08/05/26)

Sejumlah anak sekolah tingkat SMP, SMA dan SMK dikabarkan tidak dapat berangkat sekolah. Selain itu, pekerja kebun, karyawan PT CMM, guru serta masyarakat yang hendak beraktivitas juga terhambat akibat berhentinya layanan penyeberangan.
Masyarakat berharap pihak kecamatan segera mengambil langkah cepat dengan berkoordinasi kepada pemerintah Kabupaten maupun provinsi terkait kelangkaan BBM solar yang terjadi.

“Mulai pagi ini tidak ada satu pun ketek yang nambang karena solar kosong. Kami sangat berharap ada solusi cepat karena masyarakat sangat bergantung pada penyeberangan ini,” ujar Abdullah ketua BPD.

Warga menilai apabila kondisi ini terus berlanjut maka akan berdampak besar terhadap aktivitas pendidikan, ekonomi dan pelayanan masyarakat di wilayah tersebut.
Masyarakat Kampung Baru dan Teluk Leban juga meminta perhatian dari pihak terkait agar distribusi BBM solar kembali normal sehingga aktivitas penyeberangan dapat kembali berjalan seperti biasa. (Msr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *