Opini  

Dea Partiwi Bersama Temannya, Latihan Cerita Ambil Madu Sialang untuk Persiapan Lomba di Jakarta

banner 120x600

Batang hari,kabarmarosebo ulu, – Dea Partiwi bersama teman-temannya terus mempersiapkan penampilan terbaik untuk mengikuti lomba di Jakarta dengan membawakan cerita tradisi mengambil madu sialang khas Jambi.
Dalam penampilan tersebut, Dea Partiwi dipercaya sebagai pembawa lanseh atau pembawa alur cerita utama yang mengisahkan proses pengambilan madu sialang di hutan. Dengan suara lantang dan penuh penghayatan, Dea tampil percaya diri saat memandu jalannya cerita dalam sesi latihan bersama teman-temannya.Sabtu,(16/05/26)

Latihan dilakukan secara rutin agar penampilan semakin matang. Selain menampilkan unsur seni dan budaya, cerita tersebut juga mengandung pesan tentang pentingnya menjaga kelestarian hutan dan tradisi masyarakat Melayu Jambi.
Para peserta menampilkan adegan para pencari madu sialang yang memanjat pohon tinggi, menggunakan asap untuk mengusir lebah, hingga proses pengambilan madu secara tradisional.

Pembimbing latihan mengatakan bahwa Dea Partiwi memiliki kemampuan membawakan cerita dengan baik sehingga dipercaya menjadi pembawa lanseh dalam penampilan tersebut.
“Dea mampu membangun suasana cerita dengan baik dan penuh semangat. Kami berharap penampilan mereka nanti bisa memberikan hasil terbaik,” ujarnya.

Dea Partiwi mengaku bangga bisa ikut memperkenalkan budaya daerah melalui cerita rakyat yang akan ditampilkan di tingkat nasional.
“Kami akan berusaha tampil maksimal dan membawa nama baik Jambi di Jakarta,” kata Dea Partiwi.

Dengan latihan yang terus dilakukan, Dea Partiwi bersama teman-temannya optimistis dapat memberikan penampilan terbaik sekaligus melestarikan budaya daerah kepada generasi muda dan masyarakat luas.

Tanggapan ibu pendamping dalam kegiatan tersebut menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas semangat Dea Partiwi bersama teman-temannya yang terus giat berlatih demi memberikan penampilan terbaik pada lomba di Jakarta nanti.

“Kami sangat bangga melihat semangat anak-anak, khususnya Dea Partiwi yang dipercaya sebagai pembawa lanseh dalam cerita ambil madu sialang. Mereka sangat antusias mengikuti latihan dan terus berusaha menampilkan yang terbaik,” ujar ibu pendamping.

Ia juga mengatakan bahwa kegiatan ini sangat positif karena selain melatih keberanian dan percaya diri anak-anak, juga menjadi sarana memperkenalkan budaya daerah Jambi kepada masyarakat luas.
“Melalui cerita madu sialang ini, anak-anak belajar mengenal budaya daerah dan pentingnya menjaga tradisi serta kelestarian alam.
Semoga nanti mereka bisa tampil maksimal dan mengharumkan nama Jambi di tingkat nasional,” tambahnya.

Menurutnya, kekompakan dan kerja sama antar peserta menjadi modal penting dalam mempersiapkan penampilan untuk lomba tersebut. Ia berharap pengalaman ini dapat menjadi motivasi bagi anak-anak untuk terus mengembangkan bakat dan kemampuan mereka di bidang seni dan budaya.(Msr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *