Berita  

Sosialisasi Penyakit TBC Digelar di Desa Tebing Tinggi

banner 120x600

Batanghari,Kabarmaroseboulu.web.id — Pemerintah Desa Tebing Tinggi, Kecamatan Maro Sebo Ulu, Kabupaten Batanghari, menggelar kegiatan Sosialisasi Penyakit Tuberkulosis (TBC) pada Selasa, 1 September 2026.

Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai penyakit TBC, mulai dari cara penularan, gejala, pencegahan, hingga pentingnya pemeriksaan dan pengobatan secara tepat.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan edukasi mengenai pentingnya mengenali gejala TBC sejak dini. Masyarakat juga diimbau untuk tidak mengucilkan penderita TBC, karena penyakit tersebut dapat disembuhkan apabila penderita mendapatkan pemeriksaan serta pengobatan sesuai anjuran tenaga kesehatan.

Kegiatan sosialisasi dihadiri oleh unsur pemerintahan desa, BPD, TAPM, Camat Maro Sebo Ulu, Kepala Desa Tebing Tinggi, serta masyarakat Desa Tebing Tinggi.
Kepala Desa Tebing Tinggi menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kesehatan lingkungan dan keluarga.

“Melalui sosialisasi ini, kami berharap masyarakat semakin memahami tentang TBC dan bersama-sama melakukan upaya pencegahan. Jika ada gejala yang mengarah pada TBC, segera melakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan,” ujarnya.

Dengan adanya kegiatan ini, Pemerintah Desa Tebing Tinggi berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat serta berperan aktif dalam mencegah penyebaran penyakit TBC di lingkungan desa.

Dalam sambutannya, Bapak Ardiyansyah, S.Pd. menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Sosialisasi Penyakit TBC di Desa Tebing Tinggi,

Beliau menekankan pentingnya meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai penyakit Tuberkulosis (TBC), terutama dalam mengenali gejala, mencegah penularan, serta melakukan pemeriksaan dan pengobatan sedini mungkin.
“Kita berharap melalui kegiatan sosialisasi ini, masyarakat Desa Tebing Tinggi semakin memahami bahaya penyakit TBC dan mengetahui langkah-langkah pencegahannya. Jangan takut untuk memeriksakan diri apabila mengalami gejala yang mengarah kepada TBC. Dengan kepedulian dan kerja sama seluruh masyarakat, kita dapat mencegah penyebaran TBC di lingkungan kita.”

Bapak Ardiyansyah juga mengajak seluruh peserta untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan, menerapkan pola hidup sehat, serta memberikan dukungan kepada penderita TBC agar dapat menjalani pengobatan hingga sembuh.

“Kenali Gejalanya, Cegah Penularannya, dan Obati Sampai Sembuh.” (*Msr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *