BATANGHARI,Kabarmaroseboulu,web,id – Pemerintah Desa Rawa Mekar, Kecamatan Maro Sebo Ulu, Kabupaten Batanghari, menggelar kegiatan Pelatihan Adat sebagai upaya memperkuat pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai adat, budaya, serta kearifan lokal yang selama ini menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat. Kegiatan Pelatihan Adat tersebut dilaksanakan pada Kamis, 10 September 2026, dan diikuti oleh peserta dari Tokoh dan masyarakat Desa Rawa Mekar.
Dalam kegiatan tersebut, hadir dua narasumber yang memberikan materi dan pemahaman mengenai adat serta budaya Kabupaten Batanghari, yaitu Ketua Lembaga Adat Bumi Serentak Bak Regam Kabupaten Batanghari, Drs. H. Fathuddin Abdi, SMHK, MM, serta tokoh Adat dan Budaya Batanghari Bumi Serentak Bak Regam, Dr. Sumantri, SE, ME, Sy.
Pelatihan ini menjadi sarana penting bagi masyarakat untuk menambah wawasan dan pengetahuan tentang adat istiadat yang berlaku di tengah masyarakat. Selain itu, kegiatan tersebut juga diharapkan dapat menjadi langkah nyata dalam menjaga, melestarikan, dan meneruskan nilai-nilai adat kepada generasi muda.
Dalam penyampaian materinya, para narasumber memberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga adat dan budaya sebagai identitas daerah. Adat tidak hanya menjadi warisan dari para pendahulu, tetapi juga memiliki peran dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis, bermusyawarah, serta menjunjung tinggi nilai-nilai kearifan lokal.
Pelatihan Adat Desa Rawa Mekar ini mendapat perhatian dan antusiasme dari para peserta. Kehadiran tokoh adat dan budaya Kabupaten Batanghari diharapkan mampu memberikan ilmu serta pemahaman yang lebih mendalam kepada masyarakat mengenai pentingnya peran adat dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, Desa Rawa Mekar diharapkan dapat terus menjaga dan melestarikan adat istiadat serta budaya daerah, sehingga nilai-nilai luhur Bumi Serentak Bak Regam tetap hidup dan diwariskan kepada generasi mendatang.
Kegiatan Pelatihan Adat Desa Rawa Mekar menjadi salah satu langkah dalam memperkuat pelestarian adat dan budaya di Kecamatan Maro Sebo Ulu, Kabupaten Batanghari.
Narasumber Sampaikan Pentingnya Memahami dan Melestarikan Adat
Dalam penyampaian materinya, Ketua Lembaga Adat Bumi Serentak Bak Regam Kabupaten Batanghari, Drs. H. Fathuddin Abdi, SMHK, MM, menjelaskan pentingnya masyarakat memahami adat istiadat yang berlaku di tengah kehidupanbermasyarakat.
Menurutnya, adat merupakan warisan luhur yang harus dijaga dan dilestarikan. Adat tidak hanya mengatur hubungan antarindividu dalam kehidupan sosial, tetapi juga menjadi pedoman dalam menjaga keharmonisan, rasa hormat, musyawarah, dan kebersamaan di tengah masyarakat.
Sementara itu, narasumber Dr. Sumantri, SE, ME, Sy, menyampaikan materi mengenai pentingnya menjaga adat dan budaya daerah agar tidak hilang ditelan perkembangan zaman.
Ia menekankan bahwa generasi muda perlu diberikan pemahaman tentang nilai-nilai adat dan budaya sejak dini. Dengan demikian, adat istiadat serta kearifan lokal masyarakat Batanghari dapat terus diwariskan dari generasi ke generasi.
Kedua narasumber juga mengajak seluruh peserta Pelatihan Adat Desa Rawa Mekar untuk tidak hanya mengetahui adat secara teori, tetapi juga mampu menerapkan nilai-nilai adat yang baik dalam kehidupan sehari-hari.
Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat Desa Rawa Mekar terhadap adat istiadat serta memperkuat komitmen bersama dalam menjaga dan melestarikan budaya Bumi Serentak Bak Regam.(Msr)














