Batang hari,kabarmaroseboulu.id – Kelompok Tani Sinar Baru Desa Tebing Tinggi mengaku kecewa dan emosi akibat pagar sawah mereka rusak diduga tertimbun tanah limbah aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI), tepat saat mereka bersiap memasuki musim tanam padi.Minggu (24/04/26)
Kondisi ini membuat para petani khawatir, karena pagar yang berfungsi melindungi lahan kini tidak lagi bisa digunakan. Jika tidak segera diperbaiki, tanaman padi yang akan ditanam berisiko rusak akibat gangguan dari hewan ternak maupun faktor lainnya.
Ketua Kelompok Tani Sinar Maju, Syofwan, menyampaikan harapan besar kepada Aparat Penegak Hukum (APH) agar segera turun tangan. Ia menegaskan bahwa upaya menasihati para pelaku sudah dilakukan, namun tidak membuahkan hasil.
“Kami sudah berusaha menegur dan menasihati, tapi tidak diindahkan. Kami sangat berharap APH segera turun ke lokasi dan mengambil tindakan tegas,” ujar Syofwan.
Selain merusak pagar, limbah tanah dari aktivitas PETI juga dikhawatirkan berdampak pada kesuburan lahan pertanian yang akan segera ditanami padi.
Kelompok tani berharap adanya langkah cepat dari pihak berwenang, baik dalam penanganan kerusakan pagar maupun penertiban aktivitas PETI, agar proses penanaman padi dapat berjalan lancar dan masyarakat tidak mengalami kerugian lebih besar.(Msr)
Kelompok Tani Sinar Maju Minta APH Bertindak, Pagar Sawah Rusak Jelang Tanam

Rekomendasi untuk kamu

Batanghari, kabarmarosebo ulu.id.web – Momen penerimaan rapor di SMA Negeri 7 Batang Hari berlangsung penuh…

Batang Hari kabarmarosebouku.id web– Pemilihan Kepala Desa Antar Waktu (PAW) Desa Rawa Mekar, Kecamatan Maro…

Batanghari,kabarmaroseboulu Pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XVIII Tingkat Kelurahan Simpang Sungai Rengas berlangsung meriah pada …

Jambi, kabarmaroseboulu,web – Prestasi membanggakan diraih oleh dua pelajar SDN 101/1 Wonosari yang juga merupakan…

Batanghari,kabarmaroseboulu – Kepala Desa Tebing Tinggi menghadiri acara pelepasan dan perpisahan murid kelas VI SD…








